Rengginang adalah kudapan
dalam bentuk kerupuk yang dibuat dari beras ketan. Beras atau ketan adalah sumber
karbohidrat utama yang dikonsumsi oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Dengan
demikian, rengginang terbuat dari bahan yang sama dengan nasi atau karbohidrat
lain yang kita konsumsi sebanyak tiga kali sehari.
Secara
konsep, poster ini mengilustrasikan bahwa rengginang memiliki komposisi dan
takaran gizi yang sama dengan nasi. Strategi yang digunakan untuk menyampaikan konsep
tersebut adalah fungsi dari produk itu sendiri. Rengginang dijadikan santapan
tiga kali sehari dan untuk membantu mengukuhkan posisi rengginang sebagai
pengganti nasi, maka ditambahkan kopi, jus jeruk, dan teh yang melengkapi
rengginang sebagai sajian makanan. Hal tersebut didukung dengan typography ‘menu hari ini’ yang
menunjukan bahwa rengginang dan teman-temannya adalah daftar menu harian. Rengginang
yang notabenenya adalah kudapan dengan demikian bisa dijadikan pilihan santapan
tiga kali sehari dan hal tersebut ditekankan melalui typography lain yakni tagline
rengginang yaitu ‘kudapan untuk setiap santapan’. Ilustrasi ini menawarkan positioning statement yang baru untuk
rengginang yakni tidak hanya sebagai kudapan tetapi juga santapan tiga kali
sehari.
Secara
teknis, poster ini menggunakan background
yang sederhana namun cerah dan hangat untuk memberikan kesan bersih
sekaligus menarik perhatian publik karena warna cerah seperti oranye dan kuning
sudah terbukti cocok untuk produk makanan. Penggunaan gradien oranye dan kuning
serta penempatan produk di tengah sebagai bentuk emphasizement terhadap produk tersebut sehingga bisa langsung
menarik tatapan publik. Font yang
digunakan adalah Janda Manatee dan
tergolong sans serif untuk memberikan
kesan muda dan santai. Penempatan produk dan tagline kemudian diletakkan di bawah dan rata kanan sedangkan logo
diri serta simbol 100% dan halal diletakkan di atas demi memberikan balance untuk keseluruhan ilustrasi.
Arifianka R. Buhron
1506685984

No comments:
Post a Comment