Monday, May 22, 2017

Poster Layanan Masyarakat - Don't Text and Drive



Kelompok Frankfurt School
Arifianka R. Buhron - 1506685984, Nadia Kirana - 1506733314, Yasqi Harashta - 1506720570

       Tema don't text and drive diambil karena kini semakin marak penggunaan telepon genggam sambil mengendarai motor akibat fenomena ojek online. Target utama dari poster ini adalah kepada drivers ojek online karena mereka seringkali terlihat bermain handphone sambil menyetir, walaupun sebenarnya pengguna jalan raya yang non-driver juga banyak yang berperilaku demikian.
Pendekatan yang diambil di dalam poster ini adalah pendekatan akibat yang menampilkan handphone yang tergeletak berlumuran darah di jalan ketika driver ojek online tersebut tengah chatting dengan penumpangnya sambil mengendarai sepeda motornya. Kegiatan multitasking menyetir motor sambil ber-sms-an memiliki resiko yang tinggi untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk desain, kami menggunakan foto dari handphone dan kolom chat di aplikasi ojek online untuk menunjukan sebab akibat dari keseluruhan cerita di dalam poster, di mana sebabnya adalah chatting sambil menyetir dan akibatnya adalah jatuh dan terluka. Untuk copy atau penulisan, kami menggunakan kalimat “penumpangmu gak akan ke mana-mana, tapi nyawamu siapa yang tahu?” sebagai bentuk nasihat sekaligus peringatan kepada driver ojek online untuk tidak bermain handphone sambil menyetir karena dapat mencelakakan diri mereka sendiri dan penumpang akan menunggu di lokasi tujuan namun jika terjadi kecelakaan maka nanti tidak akan ada lagi penumpang yang akan dijemput ataupun driver yang akan menjemput. 

Sunday, May 21, 2017

Billboard Produk - Rengginang




Rengginang adalah kudapan dalam bentuk kerupuk yang dibuat dari beras ketan. Beras atau ketan adalah sumber karbohidrat utama yang dikonsumsi oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. Dengan demikian, rengginang terbuat dari bahan yang sama dengan nasi atau karbohidrat lain yang kita konsumsi sebanyak tiga kali sehari.
Secara konsep, poster ini mengilustrasikan bahwa rengginang memiliki komposisi dan takaran gizi yang sama dengan nasi. Strategi yang digunakan untuk menyampaikan konsep tersebut adalah fungsi dari produk itu sendiri. Rengginang dijadikan santapan tiga kali sehari dan untuk membantu mengukuhkan posisi rengginang sebagai pengganti nasi, maka ditambahkan kopi, jus jeruk, dan teh yang melengkapi rengginang sebagai sajian makanan. Hal tersebut didukung dengan typography ‘menu hari ini’ yang menunjukan bahwa rengginang dan teman-temannya adalah daftar menu harian. Rengginang yang notabenenya adalah kudapan dengan demikian bisa dijadikan pilihan santapan tiga kali sehari dan hal tersebut ditekankan melalui typography lain yakni tagline rengginang yaitu ‘kudapan untuk setiap santapan’. Ilustrasi ini menawarkan positioning statement yang baru untuk rengginang yakni tidak hanya sebagai kudapan tetapi juga santapan tiga kali sehari.
Secara teknis, poster ini menggunakan background yang sederhana namun cerah dan hangat untuk memberikan kesan bersih sekaligus menarik perhatian publik karena warna cerah seperti oranye dan kuning sudah terbukti cocok untuk produk makanan. Penggunaan gradien oranye dan kuning serta penempatan produk di tengah sebagai bentuk emphasizement terhadap produk tersebut sehingga bisa langsung menarik tatapan publik. Font yang digunakan adalah Janda Manatee dan tergolong sans serif untuk memberikan kesan muda dan santai. Penempatan produk dan tagline kemudian diletakkan di bawah dan rata kanan sedangkan logo diri serta simbol 100% dan halal diletakkan di atas demi memberikan balance untuk keseluruhan ilustrasi.



Arifianka R. Buhron
1506685984

Monday, May 1, 2017

Logo

Logo ini dibuat untuk client bernama lengkap Amelia Natasha Hilal. Saya mengambil figur muka kucing sebagai logo karena kucing adalah binatang favorit dari Natasha. Figur muka kucing dibentuk dalam gaya cubist karena melambangkan keseimbangan yang tercermin di seluruh sisinya karena Natasha adalah client yang rajin menulis catatan dan mengonsumsi buah-buahan. Figur tersebut tidak diberi fitur indra seperti mata dan hidung melainkan hanya telinga sebagai lambang bahwa Natasha sebagai client adalah pendengar yang baik. Huruf N yang diletakan di posisi mulut melambangkan bahwa dalam merespon peristiwa apapun, Natasha berusaha untuk berkata jujur dan memberikan tanggapan yang terbaik dengan menjadi Natasha.
Bentuk segitiga yang terbentuk dari pembagian warna melambangkan pribadi yang ambisius, kreatif, dan solutif. Seluruh sisi dibuat dari sembilan titik sudut yang lancip karena angka sembilan memiliki karakter pemimpi, menyenangkan, santai, dan suka membantu namun tetap menjadi sosok yang tegas. Warna yang dipilih adalah toska karena selain merupakan warna favorit dari client Natasha juga melambangkan dan ungu karena melambangkan independensi dan optimisme. Warna di sisi kanan kiri diberi warna gelap sedangkan warna di tengah diberi warna lebih terang sebagai analogi bahwa meskipun rintangan ada di sekitar dirinya, Natasha selalu berusaha untuk berpikir dan bertindak positif. 


Arifianka R. Buhron
1506685984