
Kelompok Frankfurt School
Arifianka R. Buhron - 1506685984, Nadia Kirana - 1506733314, Yasqi Harashta - 1506720570
Tema don't text and drive diambil
karena kini semakin marak penggunaan telepon genggam sambil mengendarai motor
akibat fenomena ojek online. Target utama dari poster ini adalah kepada drivers ojek online
karena mereka seringkali terlihat bermain handphone sambil menyetir,
walaupun sebenarnya pengguna jalan raya yang non-driver juga banyak yang
berperilaku demikian.
Pendekatan yang
diambil di dalam poster ini adalah pendekatan akibat yang menampilkan handphone yang tergeletak berlumuran darah di jalan ketika driver ojek online tersebut tengah chatting dengan penumpangnya sambil mengendarai sepeda motornya.
Kegiatan multitasking menyetir motor sambil ber-sms-an
memiliki resiko yang tinggi untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk
desain, kami menggunakan foto dari handphone
dan kolom chat di aplikasi ojek online untuk menunjukan sebab akibat
dari keseluruhan cerita di dalam poster, di mana sebabnya adalah chatting sambil menyetir dan akibatnya
adalah jatuh dan terluka. Untuk copy atau
penulisan, kami menggunakan kalimat “penumpangmu gak akan ke mana-mana, tapi
nyawamu siapa yang tahu?” sebagai bentuk nasihat sekaligus peringatan kepada driver ojek online untuk
tidak bermain handphone sambil
menyetir karena dapat mencelakakan diri mereka sendiri dan penumpang akan
menunggu di lokasi tujuan namun jika terjadi kecelakaan maka nanti tidak akan
ada lagi penumpang yang akan dijemput ataupun driver yang akan menjemput.

