Quotes
yang dikutip untuk poster typography ini
adalah “carpe diem, seize the day”
dari film Dead Poets Society. Typography dari ‘carpe diem’ diberi
penekanan atau emphasizement dengan
proporsi yang lebih besar dibandingkan objek di sekitarnya. Typography tersebut dibuat berlevel
seperti tangga sebagai analogi tantangan dalam kehidupan karena setiap harinya,
kita menemui dan menghadapi undakan-undakan berat yang harus didaki dalam
proses mencapai tujuan hidup kita. Typography
dari ‘seize the day’ dibuat sebagai analogi atas tujuan
hidup atau cita-cita. Kalimat ini dibuat dalam garis horizontal ke bawah
sebagai bentuk kekuatan sekaligus mengandung nilai ‘harapan’ bahwa tujuan atau
cita-cita kita berada di sana dan sedang menghadap ke arah kita dengan catatan
kita mau melewati tantangan yang tersusun di bawahnya. Pada kedua frasa baik ‘carpe diem’ maupun ‘seize the day’ digunakan jenis font
nexa heavy dengan style normal
atau roman dan tipe sans serif, kecuali pada huruf I dalam ‘diem’ yang menggunakan serif untuk memberikan balance terhadap custom kerning di antara seluruh huruf.
Bentuk dwimatra abstrak
digunakan pada simbol manusia sebagai perumpamaan diri kita. Beberapa dari
figur tersebut ada yang tengah berjuang mencapai cita-cita, ada yang sedang
menyaksikan figur lain berjuang karena sudah mencapai tujuannya, namun ada juga
yang hanya diam tidak melakukan apa-apa. Garis horizontal di bawah typography ‘carpe diem’ menggambarkan garis kehidupan yang lembut dan tenang
bagi figur yang berpijak di atasnya karena ia hanya bersikap statis dan tidak
berusaha menggapai tujuannya. Penggunaan bentuk geometris seperti persegi
panjang dan lingkaran adalah perumpamaan bahwa kehidupan bersifat dinamis dan
memiliki lekukan serta kesempatan itu terbentang tidak terhingga. Penggunaan warna
split seperti oranye, merah, hijau,
krem, dan coklat memberikan kesan dinamis namun tetap hangat sebagai bentuk motivasi
dari makna “carpe diem, seize the day” tersebut.

No comments:
Post a Comment